Chevrolet Orlando LT 1.8 L A/T MPV Mewah Yang Makin Dilupakan

Chevrolet Orlando LT 1.8 L A/T merupakan salah satu kendaraan berjenis MPV yang meramaikan dinamika persaingan pasar di Indonesia. Mobil ini diproduksi pada tahun 2012, CBU dari Amerika. Mobil ini diproduksi khusus untuk menembak target sebagai Family-MPV alias Mobil Keluarga yang mampu menampung 7-penumpang.

Lalu apa saja sih kelebihan dan kekurangan dari mobil keluarga yang satu ini ? Berikut ini Termos Media hadirkan untuk sobat otomotif semua yang barangkali sedang membutuhkan banyak informasi terkait Review Chevrolet Orlando LT 1.8 L A/T :

EKSTERIOR

Orlando memiliki dimensi yang cukup besar, panjang mencapai 4,600 mm dengan lebar 1790 mm. Namun, dengan tinggi hanya 1475 mm dan bentuk atapnya yang landai membuat MPV ini terlihat aerodinamis.

Jika kita membicarakan perihal desain eksterior Orlando secara keseluruhan rasanya memang tidak ada yang bisa membuat kita tercengang karena kondisinya memang tidak terlalu atraktif. Namun setidaknya kesan gagah ala mobil Amerika masih bisa kita tangkap dari mobil yang satu ini. Hal tersebut bisa kita lihat dari desain lampu-lampu yang kaku dipadu dengan grille besar, serta desain bumpernya yang benar-benar mencirikan khasnya Amerika.

INTERIOR

Dashboard : Masuk ke kabin, kesan futuristik hadir pada panel dashboard dan center cluster yang bertema dual cockpit design seperti saudara sedannya, Cruze. Panel instrumen dibagi 4 bagian yang semuanya memakai warna biru berpendar. Uniknya panel kontrol head unit bisa dibuka dengan menekan sebuah tombol saja.

Dengan lebar 4,6 m dan lebar 1,8 m, Chevrolet Orlando menawarkan kabin yang cukup lapang :

Baris 1 : Buat pengemudi bertubuh tinggi dan besar, Orlando menyuguhkan ruang kaki dan kepala yang luas. Pengemudi juga mudah menemukan posisi mengemudi ideal karena setir bisa disetel naik-turun dan bangku dapat diatur maju-mundur meski belum mengaplikasi sistem elektrik. Setir model sport dengan balutan kulit terasa nyaman digenggam dan tidak licin.Setirnya terasa sangat ringan kala diputar. Hal ini cukup menguntungkan saat di area parkir. Namun, ketika melaju dengan kecepat­an tinggi, ia kurang memberikan feedback kepada pengemudi.

Baca Juga  Mobil Unik Berbahan Bakar Udara

Baris 2 : Kondisi cukup lapang juga ditemukan di baris kedua. Dengan tinggi 172 cm, ruang kepala terbilang lega. Begitu pula ruang kaki, dimana lutut tak mentok dan masih ada ruang gerak. Sedikit kalah luas dari Innova tapi lebih sempit jika dibandingkan Serena lama. Ini karena jok berkonfigurasi 60:40 diset model ‘theater’ yang membuat posisi jok baris kedua menjadi lebih tinggi dari jok depan. Kala dipakai untuk dua penumpang, baris kedua mobil ini menawarkan arm rest untuk sandaran tangan.

Baris 3 : Pindah ke baris ketiga, kesan sempit hadir dari bentuk jok yang kecil dan ruang kaki yang sedikit. Hal ini membuat ruang gerak penumpang di baris ketiga sangat terbatas. Untungnya ruang kepala cukup lega, sehingga tak sampai membuat penumpang menunduk.

Akomodasi penumpang juga dibekali dengan beberapa laci di belakang tuas persneling, cup holder pada sisi pintu dan di sisi jendela baris ketiga. Asiknya, tiap baris terdapat lubang lighter. Sehingga saat mengecas alat elektronik, penumpang tak perlu berebut.

Bagasi : Bangku baris ke-3 bersama baris ke-2 bisa dilipat rata (50:50) dan memberikan volume angkut barang sebesar 1.594 liter. Pelipatannya sangat mudah dan cepat.Hal ini mengingatkan kita pada fleksibilitas sistem bangku Chevrolet Zafira yang kondang disebut Flex-7. Asiknya lagi, untuk mengangkut bawa’an yang tidak terlalu besar, cukup lipat satu bangku belakang dan bangku satunya lagi masih bisa dipakai untuk penumpang.

Sistem pendinginan kabin sebenarnya bisa dibilang sudah cukup baik berkat hadirnya double blower di bagian bawah yang memudah pengoperasian. Sayangnya, posisi louver yang berada ditengah kabin membuat sebaran udara dingin kurang merata. Untuk kabin yang lebih sejuk, butuh waktu lebih lama daripada louver di plafon.

Baca Juga  Lamborghini Veneno – Masterpieces Dari Italia

Selain itu meskipun joknya terbilang empuk namun sayangnya material pembungkusnya masih berjenis fabric alias kain, sedikit tertinggal kalau dibandingkan dengan para pesaingnya yang sudah berani menawarkan jok dengan kesan mewah. Kekurangan ini masih ditambah lagi dengan kondisi kabinnya yang masih terbilang berisik berkat suara ban yang cukup mengganggu.

FITUR

Beberapa fitur Orlando yang patut diunggulkan diantaranya adalah sensor hujan, auto headlamp, pengatur sorotan lampu serta kaca spion samping dengan pemanas yang dapat dilipat secara elektrik.

Sementara untuk menunjang rasa aman dalam berkendara, Orlando juga sudah dilengkapi dengan beberapa fitur keamanan yang mumpuni seperti ABS, EBD, Sensor Parkir hingga kontrol traksi, dual airbag dan kontrol stabilitas elektronik (ESC).

DAPUR PACU

Orlando mengusung mesin 4-silinder 1.796 cc yang bertenaga 141 dk di 6.200 rpm dan torsi puncak 176 Nm pada 3.800 rpm. Mesin ini hanya dikombinasikan dengan transmisi otomatis 6-speed berteknologi tipronic yang membuat pengemudi bisa memindahkan gigi mobil layaknya mobil manual.

PERFORMA

Tenaga yang dihasilkan mesin 1.796 cc ini tidak besar. Namun, masih cukup tangguh melahap tanjakan panjang dengan 6 orang penghuni kabin. Tenaganya ini sudah bisa dinikmati dari putaran awal.

Mesin 1.8 liter yang juga diusung oleh Cruze ini terbilang lumayan bertenaga saat diatas 3.500 rpm. Tapi jangan harap bisa memperoleh hasil baik saat dipacu kencang karena Orlando LT terasa limbung saat ngebut. Belum lagi nafas Orlando juga sudah mulai terasa habis ketika melaju di putaran atas.

Untungnya transmisinya sigap dengan rasio gigi rapat. Ini yang membuatnya cukup sigap diajak berakselerasi. Kondisi ini membuatnya cocok untuk aplikasi dalam kota yang telah terbiasa dengan kondisi macet.

Baca Juga  Mobil Terbang Sudah Diproduksi

Bantingan suspensi Orlando cukup keras. Padahal peredam kejut empuk merupakan salah satu syarat penting yang mesti dimiliki MPV di pasar Indonesia untuk menjamin kenyamanan bagi penumpang paling belakang.

HARGA

Untuk saat ini, Chevrolet Orlando yang dijual di Indonesia hanya tersedia dalam satu varian saja yakni : Orlando LT 1.8-liter A/T. General Motors Indonesia memasarkan Chevrolet Orlando seharga Rp 316 juta di tahun 2020 dan ini tidak naik sejak tahun 2019.

Dengan harga sebesar itu sebenarnya mobil dengan mesin 1.796 cc ini tidak bisa dikatakan murah karena saat ini kebanyakan mobil direntang harga tersebut terdiri dari mobil-mobil bermesin 2.000 cc ke atas.

Chevrolet Orlando juga tersedia dalam delapan warna yang bisa dipilih. Diantaranya Olympic White, Switchable Silver, Carbon Flash, Velvet Red Metallic, Gunsmoke Grey Metallic, Mineral oil Blue, Day Dream Beige dan Pewter Grey Metallic.