Mazda Biante – Menawarkan Akomodasi Super Besar

Indonesia merupakan negara pertama di luar Jepang yang diberikan kepercayaan untuk menjual Mazda Biante. Sebuah MPV yang dapat anda jadikan sebagai bahan pertimbangan jika anda sedang membutuhkan sebuah mobil keluarga untuk perjalanan mudik atau piknik ke luar kota. Blog Otomotif kali ini akan mengulas Review Mazda Biante 2020 yang dimaksudkan sebagai bahan acuan sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah mobil baru.

EKSTERIOR

Mazda Biante secara keseluruhan memiliki desain yang menarik. Hal ini dapat terlihat dari detail headlamp dengan bentuk “tabung” proyektornya yang seakan memanjang kearah kabin dan pada desain rear lampnya yang unik dengan badge Biante dan lambang Mazda yang berada di dalam mika lampunya, bukan diluar seperti mobil kebanyakan sehingga member tampilan yang lebih rapih dan keren, efek yang ditimbulkannya juga terlihat kontemporer, mengingat kontemporer merupakan hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh sebuah kendaraan MPV yang cenderung berpenampilan hambar dan membosankan jika dilihat dari luar. Lihat juga pada kaca bagasi yang terlihat menyatu dengan kaca jendela baris ketiga, dan velg bawaan yang kelihatannya sporty karena cakram mobil terlihat penuh dibelakang velg.

Namun sayangnya mobil ini sepertinya masih memiliki kelemahan seperti ketidakhadiran wheel arches diatas roda sehingga menyebabkan mobil ini terlhat terlalu ramping. Panoramic roof juga ternyata tidak ada sehingga memberikan kesan kurang menggigit.

INTERIOR

Melongok ke dalam, ternyata mobil ini benar-benar didesain sebagai mobil keluarga dengan ide dasar “Memberikan Kenyamanan lewat Akomodasi yang Besar”. Hal ini dapat dilihat dari konfigurasi jok belakang yang bersifat ultra-seat dan sangat fleksibel. Selain bisa maju mundur, jok tengah Biante bisa digeser kiri kanan untuk digabungkan atau dipisah satu sama lain. Contohnya saja jika anda menginginkan sebuah legroom yang luas maka anda dapat memundurkan jok baris kedua jauh ke belakang sementara jok baris ketiga dilipat ke atas. Kelebihan lainnya yakni jok tengah dan belakang bisa disulap menjadi satu tempat tidur sangat besar dengan cara merebahkan jok baris kedua agar rata lalu majukan sedikit jok baris di ketiga dan turunkan sandarannya. Semua ini dapat terjadi karena rel jok baris kedua dan baris ketiga menyatu sepanjang 2/3 panjang kendaraan. Menarik ? Tentu saja. Tapi yang jangan sampai dilupakan adalah penampakan dari rel tersebut yang jika tidak ditutupi dengan karpet yang bagus maka akan terlihat dan tidak sedap dipandang mata.

Baca Juga  NEW MAZDA2 R Hatchback

Untuk pengemudi, audio bermonitor juga menjadi sarana untuk menampilkan gambar dari kamera mundurnya. Ini sangat membantu saat hendak parkir dengan MPV sepanjang lebih dari 4,7 meter ini. Untuk visibilitas, MPV ini didukung dengan kaca yang cukup lebar.

Masalah kenyamanan mungkin agak sedikit terganggu karena posisi headrestnya yang kurang menopang kepala secara baik sehingga kesan mengganjal akan terus menghantui selama di perjalanan. Namun kekurangannya ini sepertinya berusaha ditutupi oleh Mazda dengan memberikan headroom dengan ceiling yang sangat-sangat tinggi. Entah apa maksudnya, mengingat para konsumen di Asia cenderung bertubuh tidak terlalu tinggi dan dengan kondisi plafon yang terlalu tinggi sepertinya tidak memberikan manfaat apapun kecuali jika anda harus membawa barang bawa’n yang banyak sehingga menumpuknya hingga mencapai plafon.

Bagasi MPV ini juga lumayan besar. Cukup untuk menampung barang angkutan yang banyak. Bila masih dirasa kurang maka jok baris ketiga masih bisa digeser ke depan sedikit untuk menambah kapasitas bagasi.

DAPUR PACU

Mobil ini memiliki mesin MZR 2.0 DISI berkapasitas 2.0-liter dan dapat menghasilkan tenaga 150 hp pada 6.200 rpm dengan torsi 190 Nm pada 4.500 rpm. Mesin tersebut disandingkan dengan transmisi otomatis 5-speed. Untuk masalah suspensi mengadopsi McPherson untuk bagian depan, dan multi link pada bagian belakang.

PERFORMA

Saat mesin dinyalakan mungkin anda (sebagai pengemudi) akan tetap merasakan getaran namun suasana kabin tetap senyap. Namun getaran yang sangat keras baru akan terasa jika anda duduk di kursi paling belakang. Mesin dan transmisinya bukan yang paling responsif dikelasnya namun bantingannya cukup empuk walaupun Biante bukan juaranya pengendalian. Setidaknya bila dibandingkan Nissan Serena, mobil ini terasa lebih solid dan stabil. Dengan 2.0-liter DISI dan active ECO mobil ini pastinya akan menjadi pilihan mobil irit.

Baca Juga  Pelanggaran Lalu Lintas Yang Sering terjadi Di Jalan

HARGA

Mazda Biante saat ini dibanderol dengan harga Rp 380 juta dan sangat cocok untuk digunakan sebagai mobil keluarga. Namun keputusan tersebut kembali pada selera anda masing-masing.

Tags: ,